16 tahun. Masa dimana yang penting gue happy dan yang kalo kena masalah, main lah yang jadi pelarian. Iyaiya itu buat diri gue sendiri. Katanya, di umur segitu pencarian jati diri seseorang dimulai, and i agree. Sangat dituntut, dan dipaksa menemuk💪an. Banyak yang menilai si periang, si yang ga pernah cerita , si tomboy , si nekat , si yg gampang kenal sama orang dan temen nya di tiap kelas ada aja. Yaa itu kan penilaian seorang teman hehe. Suatu hari, dikala itu.. masih berkumpul. Iya masih berkumpul. Bahagia hehe. tiba tiba alur cerita yang Tuhan buat tak terduga. Gue kira cuma bercanda, dan yang pada akhirnya itu kenyataan yg harus diterima. Susah sih, serius. Sampe mikirnya fvck this not my life Masuklah di umur sweet 17th. Belum berakhir juga, cuma satu masalah nya Tapi makin memuncak. Depresi? Iya ini sampai. Pemikiran paling parah adalah god isn't fair. Mungkin bersikap seperti gak punya Tuhan. Sempat menyalahkan pihak A, sempat memben...